Solo mempunyai banyak tempat wisata menarik dan populer yang sayang untuk di lewatkan. Setelah seharian menghabiskan waktu di tempat wisata, hal yang paling tepat di lakukan yaitu mencicipi sajian kulinernya. Yup, di kota yang terkenal dengan slogan “The Spirit of Java” ini, terdapat ragam sajian kuliner yang lezat. Penasaran wisata kuliner di Solo apa saja yang harus anda coba?. Berikut ulasannya :
Wisata kuliner di Solo pertama yang wajib anda sambangi yaitu Tengkleng Bu Edi. Masakan ini yang di olah dengan sajian tulang dan jeroan kambing yang bercita rasa gurih dan pedas. Masakan yang cocok di jadikan makan siang ini berada di kawasan gapura Pasar Klewer. Untuk anda yang akan menikmati sajian khas kota Solo yang satu ini, anda harus datang lebih awal sebelum jam makan siang. Karena tempat ini selalu ramai, jangan kaget jika anda harus mengantri lama.
Bisa di bilang Timlo Sastro merupakan sajian kuliner khas kota Solo. Anda dapat menemukan makanan legendaris ini di kawasan Pasar Gede Timur yang di buka pada pukul 6 pagi sampai 3 sore. Makanan yang di olah dengan sajian kaldu ayam yang berisi, ati ampela, kentang, sosis, wortel dan daging ayam. Biasanya, makanan ini di paling cocok di padukan bersama nasi putih hangat dan kerupuk kulit. Yang menarik dari wisata kuliner di Solo yang satu ini yaitu anda juga akan di temani music keroncong secara live.
Tempat ini menyajikan masakan tradisional yang akan memanjakan lidah anda dengan menu andalannya yaitu pecel. Warung Pecel Solo juga mempunyai konsep bangunan yang bernuansa etnik khas Solo ini, berlokasi di di Jalan Dr. Soepomo No 55 Mangkubumen, Solo. Menu pecel yang di sajikan di Pecel Ndeso Solo berisi sayuran hijau seperti daun bayam, daun papaya, daun kenikir, jantung pisang yang di campur dengan bumbu pecel kacang kental yang manis pedas. Makanan ini paling cocok di padukan dengan nasi merah hangat. Hmm, so yummy.
Makanan yang di olah menggunakan adonan tepung beras dan santan sehingga menghasilkan serabi lembut yang renyah pada bagian pinggirnya. Proses memasaknya pun terbilang unik, karena di masak pada cetakan yang di letakkan di atas tungku-tungku kecil. Terdapat 2 varian rasa, original dan cokelat. Untuk anda yang ingin menikmati gurih dan lezatnya makanan ini, anda harus menyambangi wisata kuliner di Solo yang satu ini yang berada di Jalan Mohammad Yamin No 28.
Mengingat cuaca di Solo cukup panas, maka minuman dingin dan menyegarkan adalah pilihan yang tepat. Berada di kawasan Pasar Gede, anda akan menemukan kedai Es Dawet Telasih Bu Dermi yang selalu ramai oleh para pembeli. Es Dawet ini dikombinasikan dengan bubur ketan hitam, tape ketan, bubur sumsum, cendol dan biji telasih. Hanya dengan membayar sebesar Rp.5000 anda sudah dapat menikmati wisata kuliner di Solo yang di jamin akan membuat anda ketagihan.
Mungkin makanan tahok terdengar asing di telinga anda. Makanan ini dulunya di bawa oleh pendatang Tionghoa yang mampir ke Solo. Berasal dari dua kata yaitu tao yang mempunyai arti kacang kedelai dan hoa yang berarti lunak. Tahok mempunyai bentuk seperti tahu putih yang lembut. Makanan ini di sajikan dengan kuah yang di buat dari campuran gula merah jawa dan juga rempah pilihan, sehingga ketika di santap akan terasa hangat di badan. Untuk mencicipi sajian wisata kuliner di Solo yang satu ini, anda dapat datang langsung ke Pasar Gede yang biasa mangkal di emperan.
Itulah beberapa wisata kuliner di Solo yang dapat anda coba ketika berada di kota tersebut, semoga informasi ini dapat menambah wawasan anda.






Comments
Post a Comment